Perbedaan Flu Biasa dan Influenza yang Perlu Diketahui

Perbedaan Flu Biasa dan Influenza yang Perlu Diketahui

Perbedaan Flu Biasa dan Influenza yang Perlu Diketahui – Flu merupakan istilah umum yang sering digunakan masyarakat ketika mengalami gejala seperti hidung tersumbat, batuk, dan demam ringan. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa flu biasa dan influenza sebenarnya adalah dua kondisi yang berbeda, baik dari sisi penyebab, gejala, hingga risiko komplikasinya.

Memahami perbedaan flu biasa dan influenza yang perlu diketahui sangat penting agar kita tidak menyepelekan kondisi yang bisa berpotensi memburuk, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit kronis.

Perbedaan Flu Biasa dan Influenza yang Perlu Diketahui

Perbedaan Flu Biasa dan Influenza yang Perlu Diketahui
Perbedaan Flu Biasa dan Influenza yang Perlu Diketahui

1. Penyebab Flu Biasa vs Influenza

Flu biasa disebabkan oleh berbagai jenis virus, terutama rhinovirus, coronavirus (bukan COVID-19), atau virus lainnya yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Infeksi ini cenderung ringan dan sembuh dalam beberapa hari tanpa pengobatan khusus.

Influenza disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, atau C. Tipe A dan B yang paling sering menyebabkan wabah musiman. Virus ini lebih agresif dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia atau peradangan otot jantung pada kasus berat.


2. Gejala Utama dan Perbedaan Intensitas

Gejala Flu Biasa Influenza
Demam Jarang, ringan Umum, bisa tinggi (38–40°C)
Hidung tersumbat Umum Kadang-kadang
Sakit tenggorokan Umum Kadang-kadang
Batuk Ringan–sedang Kering, bisa berat
Nyeri otot/tubuh Ringan atau tidak ada Sering, terasa nyeri di seluruh tubuh
Kelelahan Ringan Bisa sangat lelah selama beberapa hari
Mual/muntah/diare Jarang Kadang (lebih umum pada anak-anak)
Onset gejala Bertahap Tiba-tiba, mendadak

Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa influenza memiliki gejala yang lebih berat dan datang secara tiba-tiba, sementara flu biasa muncul perlahan dan lebih ringan.


3. Durasi Penyakit

  • Flu biasa biasanya berlangsung 3–7 hari, meskipun batuk dan pilek ringan bisa bertahan hingga 10 hari.

  • Influenza dapat berlangsung 7–14 hari, dan gejala seperti kelelahan bisa berlanjut lebih lama, bahkan hingga beberapa minggu.


4. Tingkat Penularan

Keduanya menular melalui droplet (percikan air liur) saat batuk, bersin, atau berbicara. Namun, virus influenza lebih mudah menyebar dan lebih menular karena daya tahan virusnya yang lebih kuat di udara dan permukaan benda.

Orang yang terinfeksi bisa menyebarkan virus:

  • Flu biasa: sejak gejala muncul

  • Influenza: bahkan 1 hari sebelum gejala muncul dan hingga 5–7 hari setelahnya


5. Risiko Komplikasi

Flu biasa umumnya tidak menyebabkan komplikasi serius.

Sebaliknya, influenza bisa menimbulkan komplikasi berbahaya seperti:

  • Pneumonia

  • Bronkitis

  • Sinusitis parah

  • Infeksi telinga

  • Perburukan penyakit kronis (asma, diabetes, jantung)

  • Ensefalitis (peradangan otak)

Karena itu, influenza tidak boleh dianggap remeh, terutama bagi lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.


6. Diagnosis dan Pengobatan

Diagnosis:

  • Flu biasa biasanya tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium karena gejalanya ringan.

  • Influenza bisa didiagnosis dengan tes cepat seperti Rapid Influenza Diagnostic Test (RIDT), terutama jika gejalanya berat.

Pengobatan:

  • Flu biasa:

    • Istirahat cukup

    • Perbanyak cairan

    • Obat simptomatik (dekongestan, paracetamol, vitamin C)

  • Influenza:

    • Bisa diberikan antiviral seperti oseltamivir (Tamiflu) dalam 48 jam pertama

    • Pengobatan simtomatik dan pemantauan ketat jika ada risiko komplikasi


7. Pencegahan

a. Vaksinasi

  • Influenza memiliki vaksin tahunan yang direkomendasikan untuk semua orang, terutama kelompok berisiko.

  • Tidak ada vaksin untuk flu biasa karena terlalu banyak jenis virus penyebabnya.

b. Perilaku Sehat

  • Cuci tangan secara teratur

  • Hindari menyentuh wajah

  • Gunakan masker saat sakit

  • Etika batuk dan bersin

  • Jaga imunitas dengan pola makan sehat dan cukup tidur


8. Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami:

  • Demam tinggi lebih dari 3 hari

  • Sesak napas

  • Nyeri dada

  • Muntah terus-menerus

  • Linglung atau lemah ekstrem

  • Gejala memburuk setelah hari ke-5

Ini bisa menjadi tanda komplikasi dari influenza yang membutuhkan penanganan lebih serius.


Kesimpulan

Perbedaan flu biasa dan influenza yang perlu diketahui terletak pada penyebab, gejala, tingkat keparahan, serta risiko komplikasinya. Flu biasa cenderung ringan dan sembuh dengan istirahat, sedangkan influenza adalah infeksi virus yang lebih serius dan berpotensi membahayakan jika tidak ditangani dengan benar.

Dengan memahami perbedaan ini, masyarakat diharapkan bisa mengambil langkah tepat saat mengalami gejala, termasuk dalam hal pencegahan dan kapan harus ke dokter. Menjaga kebersihan, memperkuat daya tahan tubuh, dan melakukan vaksinasi tahunan adalah kunci utama melindungi diri dan keluarga dari ancaman influenza.